WUJUDKAN PROGRAM RIAU HIJAU, KADES WONOSARI BUKA SECARA RESMI PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN TERNAK MENJADI PUPUK

WONOSARI – Dalam rangka mewujudkan Program Riau Hijau yang dicanangkan Gubernur Riau, Kepala Desa Wonosari membuka secara resmi Pelatihan Pengolahan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Pupuk pada Sabtu (30/11/2021) di Aula Kantor Desa Wonosari.

Menurut Kades Suswanto, pengolahan limbah ternak ini selaras dengan program Riau Hijau yang digalakkan Pemerintah Provinsi Riau. Sebab limbah ternak banyak dihasilkan dari peternakan sapi BumDesa Unggul Sari dan beberapa masyarakat Desa Wonosari juga ada yang berprofesi sebagai peternak.

Rudi Siswanto selaku narasumber dan Ketua Unit Peternakan Sapi BumDesa Unggul Sari menambahkan bahwa limbah ternak yang sebelumnya diklaim sebagai penghasil gas metan, jika diolah dengan benar maka dapat dimanfaatkan ke sektor perkebunan dan pertanian.

“Limbah ternak yang sebelumnya diklaim sebagai penghasil gas metan, jika diolah dengan benar maka dapat dimanfaatkan ke sektor perkebunan dan pertanian,” ungkap Rudi.

Seluruh limbah khusus kotoran ternak dapat dimanfaatkan baik di pertanian dan perkebunan. Hanya memang harus menyesuaikan dengan kelompok tanaman yang dibudidayakan petani.

“Kami siap membantu para peternak dalam memanfaatkan limbah ternaknya untuk dijadikan pupuk organik dan jika ada yang mengolahnya untuk diperjualbelikan, maka kami juga siap untuk memfasilitasinya,” tegas H. Irman, Direktur BumDesa Unggul Sari.

Dalam pelatihan ini, peserta yang merupakan pemilik hewan ternak diberikan materi dan praktek secara langsung pengolahan limbah ternak di peternakan sapi BumDesa Unggul Sari bersama Ketua Unit Peternakan Sapi BumDesa Unggul Sari didampingi Mahasiswa Institut Pertanian Bogor.

Turut hadir, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Direktur BumDesa Unggul Sari, H. Irman.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*