PTM DIMULAI, SATGAS COVID-19 DESA WONOSARI KUNJUNGI MTsN BENGKALIS

WONOSARI – Satuan Tugas (SATGAS) COVID-19 Desa Wonosari mengujungi Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bengkalis pada Kamis (16/09/21) pagi,  terkait dengan telah dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah tersebut sejak senin lalu.

Ketua SATGAS COVID-19 Desa Wonosari, Suswanto yang juga Selaku Kepala Desa Wonosari bersama Bhabinkamtibmas Desa Wonosari, Brigadir Fakhrul Rozi, Babinsa Desa Wonosari, Serda Mustaqim dan beberapa anggota SATGAS lainnya disambut baik oleh Kepala Sekolah MTsN Bengkalis, Drs Yusmanto dalam kunjungan tersebut.

Dijelaskan oleh Suswanto, Kunjungan ini dilakukan atas dasar telah dilaksanakan PTM di MTsN Bengkalis sejak Senin, 13 September 2021 dan untuk memastikan bahwa PTM dilakukan sudah memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan karena mengingat masih dalam masa pandemi.

“kunjungan ini kami lakukan karena telah dimulai Pembelajaran Tatap Mukadan ingin memastikan bahwa PTM dilakukan disekolah ini sudah memenuhi standar protokol kesehatan yang harus dipatuhi mengingat saat ini kita masih dalam masa pandemi,”Jelas Suswanto.

Menurut Yusmanto, Pelaksanaan Pembelajaan Tatap Muka ini telah melalui syarat dan ketentuan yang berlaku. Sebelum dilaksaakan PTM, pihaknya telah mengirim surat kepada orang tua / wali murid tentang pernyataan orang tua / wali murid mengenai kesiapan pembelajaran tatap muka di MTsN Bengkalis dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

“Dari jumlah seluruh siswa kami sebanyak 759 orang, yang setuju diadakan PTM sebanyak 601 orang, yang tidak setuju sebanyak 4 orang dan yang tidak merespon sebanyak 154,  seluruh siswa kita bagi dua, grup A dan grup B dengan sistem seminggu untuk grup A dan seminggu berikutnya untuk grup B dan begitu seterusnya”.

Pada kunjungan tersebut, SATGAS COVID-19 Desa Wonosari melihat ruang belajar, Tempat duduk siswa telah di atur sesuai protokol kesehatan (jaga jarak) dari satu bangku siswa ke bangku siswa lainnya. Jam belajar juga dibatasi, diketahui Proses belajar mengajar dimulai pukul 07.15 sampai dengan pukul 12.00 wib.

Selain itu, terdapat sarana cuci tangan yang disediakan dibeberapa titik dan pengukur suhu tubuh digerbang masuk oleh pihak sekolah. Hal ini untuk memastikan bahwa siswa siswi dan guru tetap dapat bersekolah dengan aman dan bersih.

“Alhamdulillah, sekolah ini telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik, semoga ini dapat terus dipatuhi dan virus corona ini dapat segera berakhir sehingga anak-anak kita guru-guru kita dapat bersekolah seperti dulu lagi tanpa harus ada khawatir akan terpapar virus,” harap Kades Suswanto.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*