CEGAH GIZI BURUK, PEMDES WONOSARI GELAR TIMBANGAN MASSAL BALITA

Foto Ketua TP-PKK Desa Wonosari sedang melihat penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan serta lingkar kepala balita

WONOSARI – Pemerintah Desa Wonosari menggelar penimbangan massal pada Kamis (5/11/2020) di Pos Kesehatan Desa (POSKESDES) Desa Wonosari, Jalan Wonosari Tengah.

Kegiatan ini ditaja oleh UPT. Puskesmas Bengkalis dalam rangka melihat asupan gizi anak.

“Dari penimbangan dan pengukuran itu akan terlihat asupan gizi anak. Jika berat badan anak sesuai dengan umurnya, maka dipastikan asupan gizi terhadap anak sudah mencukupi. Jika berat anak di bawah berat normal, maka gizi anak harus diberikan asupan yang baik,” jelas T. Desy Ashanty.

Desy juga menjelaskan bahwa berat badan anak di bawah berat normal tidak berarti mengalami gizi buruk, namun bisa saja asupan yang dimakan oleh anak dicerna oleh tubuh sehingga hanya menambah tinggi badan dan IQ.

“Ciri-ciri anak yang mengalami gizi buruk diantaranya perut buncit, lesu dan tidak aktif,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, anak ditimbang berat badannya, serta diukur tinggi badan dan lingkar kepala.

Ditemui di lokasi, Ketua TP-PKK Desa Wonosari, Nuriza berharap semua pihak seperti kader PKK, kader Posyandu, dan Bidan Desa dapat bekerja sama untuk memantau dan berperan aktif dalam melihat tumbuh kembang anak di Desa Wonosari. Nuriza juga menghimbau kepada orang tua yang mempunyai anak usia di bawah 5 tahun untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu.

“Agar tidak terjadi kasus gizi buruk, mari kita timbang anak kita dan pastikan asupan gizi bagi mereka tercukupi dengan baik,” himbaunya.

Tampak hadir, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Ketua TP-PKK Desa Wonosari, Nuriza, Ketua RW Dusun Tanjung Sari.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*