WONOSARI MENUJU DESA PERCONTOHAN PHBS 2020

WONOSARI – Petugas UPT Puskesmas Bengkalis menggelar Musyawarah Masyarakat Desa terkait pencanangan Desa Wonosari menuju Desa Percontohan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tahun 2020 pada Selasa (12/11/2019) di Gedung Serba Guna, Jalan Wonosari Tengah RT.001 RW.002 Dusun Tanjung Sari.

Kegiatan dihadiri Sekretaris Desa Wonosari, Wahyu Tri Cahyadi, Bidan Desa Wonosari, Ariyanni, Promotor Kesehatan UPT Puskesmas Bengkalis, Yeni Suwarsih, Kepala Kewilayahan, Ketua RT/RW, anggota PKK, dan para undangan lainnya.

Dalam kesempatan ini, Ariyanni mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Desa Wonosari sebagai desa percontohan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Tahun 2020 nanti.

Yeni Suwarsih juga mengatakan ada 10 indikator PHBS yaitu, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi air susu ibu (ASI) eksklusif, menimbang bayi dan balita, menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun.

Lanjutnya, menggunakan jamban sehat, memberantas jentik di rumah, makan buah dan sayur setiap hari, melakukan aktivitas fisik setiap hari, serta tidak merokok di dalam rumah.

Hal ini ditanggapi dengan baik oleh masyarakat yang hadir dalam musyawarah tersebut. Salah satu hal yang menjadi pembahasan serius adalah pentingnya membuat kesepakatan tentang adab merokok agar tidak mempengaruhi kesehatan orang lain.

Dikatakan Ariyanni, merokok tidak di ruangan ramai merupakan perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga dapat menolong dirinya sendiri dan berperan aktif dalam kegiatan kesehatan di masyarakat.

Ia mengakui, derajat kesehatan masyarakat ditentukan faktor lingkungan dan perilaku. Jika lingkungan tidak bersih maka dapat dipastikan derajat kesehatan kurang baik.

“Tetapi sebaliknya jika perilaku masyarakat baik tetapi lingkungan tidak bersih, dapat ditanggulangi sehingga tidak menimbulkan berbagai macam jenis penyakit,” tandasnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan