PEMDES WONOSARI GELAR SOSIALISASI TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS INKLUSI SOSIAL

WONOSARI – Pemerintah Desa Wonosari menggelar Sosialisasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial pada Sabtu (6/4/2019) di Kantor Desa Wonosari, Jalan HR. Soebrantas RT.003 RW.001 Dusun Timur Sari.

Kegiatan dihadiri Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Ketua TP-PKK, Nuriza, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis, H. Suwarto, Koordinator Penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, H. Jamhur, Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis, Khairul Ashri, beserta kader Posyandu, kader PKK, kader Bina Keluarga Lansia, Tenaga Pendidik PAUD, dan kader Bina Keluarga Balita.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya mengoptimalkan perpustakaan sebagai informasi, kreasi dan terciptanya inovasi untuk meningkatkan pemberdayaan dalam menumbuh kembangkan kegemaran membaca serta mencerdaskan masyarakat,” jelas Suwarto, selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bengkalis.

Hal serupa juga diungkapkan Koordinator Penyuluh dari Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis, H. Jamhur bahwa melalui membaca bisa menjadi salah satu cara untuk mendapatkan informasi dan hal kreatif untuk meningkatkan pendapatan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat, salah satunya dengan memanfaatkan lahan perkarangan untuk bercocok tanam.

“Asri kan lah halaman rumah kita, jadikan lahan perkarangan sebagai apotek hidup, warung hidup, lumbung hidup, maupun bank hidup,” ajaknya.’

Dikatakan Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkalis, Khairul Ashri, bahwa lahan pekarangan memiliki potensi dalam penyediaan bahan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk pembelian pangan dan meningkatkan pendapatan rumah tangga petani”.

“Pekarangan bukan hanya untuk menciptakan keindahan dan kesejukan saja, tetapi lebih daripada itu adalah guna meningkatkan perekonomian keluarga masing-masing. Jenis-jenis tanaman yang bisa ditanam di pekarangan rumah masing-masing adalah jenis sayur-sayuran, buah-buahan, obat-obatan, tanaman hias, beraneka ragam rempah masakan, tanaman palawija dan lain sebagainya yang kesemuanya itu dapat menunjang kebutuhan sehari-hari dan selebihnya bisa dijual”.

Usai acara, peserta sosialisasi yang terdiri dari ibu rumah tangga ini diberikan oleh-oleh berupa bibit sayuran yang nantinya dapat ditanam di perkarangan rumah masing-masing sebagai salah satu cara untuk memulai pemanfaatan lahan perkarangan yang tepat guna.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. “Kegiatan ini memberikan pengetahuan kepada kita bahwa kita harus terus membudidayakan kegemaran membaca karena dengan membaca banyak memberikan manfaat salah satu diantaranya kita bisa mengetahui pemanfaatan lahan perkarangan rumah yang tepat guna”.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan