BINAAN UED-SP MEKARSARI. MARHALIM JALANKAN DUA BISNIS SEKALIGUS.

WONOSARI – Menjadi seorang wirausahawan tidak mudah, butuh ketekunan serta tekat yang kuat. Menejemen yang mantab juga sangat diperlukan. Apalagi sekaligus menjalani dua usaha yang berbeda.

Adalah Marhalim, salah seorang pemanfaat binaan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Mekarsari Desa Wonosari Kecamatan Bengkalis. Saat ini beliau menjalankan dua usaha sekaligus, yaitu Usaha Toko Kaca Rezeki Graver Kaca dan Aluminium yang menerima pesanan pembuatan berapa jenis kaca seperti kaca reben, kaca graver, dan patri serta pembuatan rak piring, etalase aluminium, dan konsen aluminium dan RZ. Tom Yam Seafood yang menyediakan banyak jenis sajian makanan seperti naso ayam hailam, mie bandung muar, nasi goreng USA dan nasi goreng paprik. Kedua usahanya ini berada di Jalan HR Soebrantas RT.004 RW.001 Dusun Timur Sari (Wonosari Timur) Desa Wonosari – Bengkalis.

Kedua usaha yang dirintisnya ini dimulai memang tidak bersamaan. Untuk Toko Kacanya Marhalim telah merintis sejak 3 tahun yang lalu sementara bisnis kuliner tomyam nya baru berjalan 6 bulan ini. Berawal dari usah Toko Kaca yang belakangan dianggapnya kurang memenuhi kebutuhan, dengan modal 10 tahun pengalaman bekerja sebagai koki di salah satu restoran di negeri jiran, Malaysia, Marhalim berani membuka bisnis kulinernya. “Penghasilan toko kaca ini tidak menentu, apabila ada orderan bisa banyak seklai, pas tidak ada ya kas kosong. Oleh sebab itulah saya buka usaha kuliner ini untuk menutupi kebutuhan yang lain,” jelasnya.

Menurut pengakuan Marhalim, untuk bisnis kulinernya beliau fokus pada makanan Thailan dan Malaysia. Untuk menonjolkan citarasa yang khas dan asli, Marhalim menggunakan bumbu asli negeri jiran. Bumbu tersebut dikirim langsung dari Malaysia. “saya mau konsumen yang datang dan makan di rumah makan saya ini merasa bahwa mreka sedang makan di negera asal makanan tersebut, jadi tidak perlu jauh-jauh ke thailand untuk menikmati Tomyam Seafood karena kami mengunakan bumbu asli dari sana.” jelasnya.

Menurut Rustami, ketua Pengurus dan Pengelola UED-SP Mekarsari keberanian Marhalim membuka bisnis usaha baru ini merupakan suatu pencapaian yang luar biasa. Beliau mebuat penambahan usaha itu merupakan satu kemajuan. “Menambahkan satu jenis usaha yang nyatanya jauh menyimpang dati bisnis sebelumnya kami nilai sebagai tindakan yang hebat dan yang pasti melalui pemikiran dan managemen yang baik, kami mengapresiasi pemamfaat ini sebagai pemanfaat binaan UED-SP.” katanya

Dengan adanya UED-SP Mekarsari yang merupakan wadah dimana mereka memberikan dana bantuan pinjaman untuk warga masyarakat Wonosari yang ingin berwirausaha dan mengembangkan usahanya dimanfaatkan oleh Marhalim untuk mengembangkan usahanya. Dengan modal yang ada beliau manambah usahanya yang sudah berjalan lebih kurang 6 bulan terakhir ini.

Pada suatu kesempatan, Pengurus UED-SP melakuakn kunjungan ke Toko Kaca Rezeky Graver dan RZ. Tomyam Seafood. Kegiatan dilakukan untuk meninjau secara langsung usaha yang dijalankan oleh Marhalim. Dengan banyak komukisai mulai dari kendala, kemudahan serta harapan dari kedua belah pihak. Marhalim sendiri menganggap UED-SP merupakan seperti bank desa yang memudahkan warga untuk berwirausaha. Memberi pinjaman kepada masyarakat yang memerlukan. Sementara dari pihak UED-SP menjelaskan keberadaan UED-SP sebenranya untuk meningkatkan perekonomian warga desa. Mereka berharap bagi pemanfaat binaan untuk tetap konsisten pada jalur usahanya dan dapat menjalankan kedua usaha dengan baik. (FPY-OPDesa)

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan