KADES BICARA SOAL PEMEKARAN DESA WONOSARI MENJADI DUA DESA

Kantor Desa Wonosari

WONOSARI – Kepala Desa Wonosari, Suswanto, membahas tentang tindak lanjut pemekaran Desa Wonosari menjadi dua desa pada Rabu (31/5/2017) lalu di Ruangan Kantor Desa Wonosari. Tindak Lanjut ini sekaligus membentuk tim pemekaran Desa yang beranggotakan 11 orang guna mengakomodir aspirasi dari masyarakat tentang wilayah yang akan dimekarkan menjadi dua Desa.

Pembahasan ini dihadiri oleh Ketua LKMD, Mohd. Kusmayadi, anggota BPD, Ketua RT, Ketua RW, serta Kepala Dusun di Desa Wonosari.

Pembentukan Desa merupakan tindakan mengadakan Desa baru di luar Desa yang ada. Desa dibentuk harus memperhatikan syarat-syarat, seperti: minimal batas usia desa induk minimal 5 tahun sejak pembentukan, jumlah penduduk, wilayah kerja yang memiliki akses transportasi antar wilayah, sosial budaya, potensi, dan syarat-syarat lain. Pembentukan Desa dilakukan melalui Desa persiapan.

Pembentukan Desa ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota dengan mempertimbangkan prakarsa masyarakat Desa, asal usul, adat istiadat, kondisi sosial budaya masyarakat Desa, serta kemampuan dan potensi Desa.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto, menegaskan bahwa dengan adanya pemekaran desa jangan sampai mematikan potensi salah satu desa, baik desa induk maupun desa yang dimekarkan. Jumlah penduduk juga harus berimbang dan memiliki batas alam yang jelas dan mudah dijangkau.

Tambahnya, “Tim pemekaran desa juga harus mempersiapkan usulan nama desa baru, jumlah RW, RT, dan Dusun dari desa baru maupun desa lama.”

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan