Sarikat Kematian Desa Wonosari Dapatkan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Narasumber Sedang Mempraktekan Penyelenggaraan Jenazah yang Baik dan Benar

Pemerintahan Desa Wonosari kembali melakukan kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk Pengembangan Sarikat Kematian di Desa Wonosari yang diadakan di gedung serbaguna tepatnya di jalan Wonosari Tengah, Jum’at (04/11/2016).

Kegiatan ini mengangkat tema ” Meningkatkan Informasi, Pemahaman serta Kemampuan Pengurus dan Masyarakat dalam Penanganan Jenazah desa Wonosari”.

Tampak hadir Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Ketua LKMD, M.Kusmayadi, Ketua TP PKK, Nuriza, Kadus se-desa Wonosari,  tokoh agama desa Wonosari, dan 50 peserta pelatihan yang merupakan  pengurus sarikat kematian dan juga masyarakat desa Wonosari. Narasumber terdiri dari dua orang yakni Aryanto, salah seorang tokoh agama di Desa Wonosari dan Robiah yang merupakan salah seorang dosen STAIN Bengkalis.

Kepala Desa Wonosari berharap semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi wadah bertukar pikiran dan  berbagi ilmu antara narasumber dengan peserta.

“Semoga ilmu yang didapat dari kegiatan ini bisa di aplikasikan dan dikembang luaskan didalam masyarakat serta semoga  dengan kegiatan ini menjadi proses perbaikan ke arah yang lebih baik kedepannya bagi warga Wonosari” tambahnya sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Arianto menjelaskan, menurut hukum islam menyelenggarakan jenazah hukumnya fardhu Kifayah, jadi penyelenggaraan jenazah tidak boleh dilakukan oleh satu orang saja.

“Dalam penyelenggaraan jenazah dianjurkan pihak keluarga yang menyelenggarakan karena dapat menutup aib ataupun keburukan dari si mayat ketika dilakukan penyelenggaraan jenazah” Ungkap pria yang akrab dipanggil Imam ini.

Robiah menambahkan penyelenggaraan jenazah harus dilakukan sesuai tata cara yang sudah diatur oleh syariat islam.

Dalam kegiatan ini peserta yang hadir tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk berdiskusi dengan narasumber  guna menambah pengetahuan dan menghilangkan keraguan di dalam penyelenggaraan jenazah. (BE)

Facebook Comments

2 Comments

  1. Berharap Banyak agar pelatihan yg dilaksanakan bukan hanya untuk Pengurus Sarikat kematian tetapi lebih meluas kepada generasi muda dan para remaja desa ini,….. agar ada regenerasi untuk masa yg akan datang,………………………….semoga bermanfaat,….

Tinggalkan Balasan