TAHUN BARU ISLAM 1438 H, TABLIGH AKBAR DIPADATI RATUSAN WARGA

Tabligh Akbar Memperingati Tahun Baru Islam 1438 H

WONOSARI – Pemerintah Desa Wonosari mengadakan tabligh akbar dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1438 H pada Selasa (11/10/2016) di halaman Masjid Munawwaratul Jayyidah, Dusun Mekar Sari. Acara dilaksanakan pukul 19.45 WIB (ba’da isya) dengan santapan rohani yang disampaikan oleh Ustadz H. A. Ramli.

Tampak hadir Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Camat Bengkalis, Sapon, Ketua TP PKK Desa Wonosari, Nuriza, Kepala Dusun, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat dan ratusan warga Desa Wonosari lainnya.

Dalam sambutannya, Suswanto, menghimbau kepada seluruh warga untuk selalu melaksanakan perbaikan-perbaikan demi tercapainya kehidupan yang lebih baik lagi.

“Tingkatkan terus kewajiban kita kepada Allah, dan perbaiki hubungan kita kepada sesama karena komunikasi dan silaturahmi yang baik sangat penting dalam kehidupan bersosial,” ungkapnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Sapon. “Mari kita bersama-sama berhijrah, dari kehidupan yang baik menuju ke kehidupan yang lebih baik lagi serta meningkatkan ukhuwah demi terciptanya akhlak yang baik bagi generasi masa depan.”

Usai senandung islami dari grup shalawat Baitul Quro Almawaddah Kecamatan Bengkalis yang dipimpin Hj. Razmah Alwi, warga pun antusias mendengarkan santapan rohani yang berisikan keutamaan-keutamaan pada bulan Muharram ini.

Bulan Muharram merupakan bulan yang baik untuk beribadah selain bulan Ramadhan. Perbanyak shalat dan puasa sunnah diantaranya puasa Asyura yaitu pada tanggal 10 Muharram. Selain berpuasa di hari ˜Asyura dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharram, karena Nabi shallallahu ˜alaihi wa sallam pernah berkeinginan, jika seandainya tahun depan beliau hidup, beliau akan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Tetapi ternyata Rasulullah shallallahu ˜alaihi wa sallam wafat pada tahun tersebut.

“Pada 9 Muharram, adalah hari disunahkan puasa Tasu’a. Sedangkan 10 Muharram adalah hari disunahkan puasa ˜Asyura. Namun lebih baik lagi untuk melanjutkan puasa pada 11 Muharram,” jelas Ustadz yang merupakan da’i persatuan mubaligh Kota Dumai ini.

Dijelaskan, keutamaan lain pada bulan ini yaitu dianjurkan untuk menyantuni anak-anak yatim piatu.

“Ketika menyantuni anak yatim, usapkanlah tangan kita di atas kepalanya,” ajak Ustadz H. A. Ramli.

Keutamaan bulan Muharram tidak boleh disangsikan lagi. Setiap amalan sholeh dilipatgandakan pahalanya di bulan-bulan haram, sehingga segala jenis kebaikan dianjurkan untuk diperbanyak dan ditingkatkan kualitasnya.(FAS)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan