CEGAH PENYEBARAN FILARIASIS, PETUGAS KESEHATAN BAGIKAN OBAT GRATIS KE WARGA

Salah satu upaya pencegahan virus filariasis

WONOSARI – Guna mencegah penyebaran virus Filariasis (kaki gajah) di tengah masyarakat, petugas kesehatan didampingi kader posyandu Desa Wonosari, menggelar kegiatan pemberian / pembagian obat kaki gajah secara gratis kepada masyarakat dan anak-anak pada Senin (03/10/2016) di Posyandu atau pos kesehatan terdekat. Pemberian obat dilakukan dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Salah seorang kader Posyandu Kelapa Gading, Mustika Sari, menuturkan, bahwasanya pemberian obat filariasis yang digelar pada tanggal 3 Oktober 2016 ini, merupakan kali kelima sejak dijalankannya program pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah oleh Kementerian Kesehatan pada sekitar 5 tahun yang lalu.

“Pemberian obat pencegahan penyakit kaki gajah di Desa Wonosari tahun ini, merupakan kali kelima sejak dimulainya pada tahun 2012 lalu, yang kemungkinan tahun ini merupakan tahap terakhir,” terang Mustika Sari.

Namun jika diketahui terdapat warga yang tidak mengonsumsi obat kaki gajah sesuai aturan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan selama kurun waktu 5 tahun ini, maka pemberian obat filariasis ini ditambah selama 2 tahun lagi.

Penyakit kaki gajah ini merupakan infeksi yang bersifat menahun, yang disebabkan oleh cacing Filaria dan ditularkan oleh nyamuk. Banyak penderita kaki gajah tidak menunjukkan gejala sama sekali tapi di dalam tubuhnya terdapat cacing Filaria.

“Penyakit ini tidak dapat diobati, untuk itu upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan yakni melakukan tata kelola agar tidak memperburuk kondisi penderita,” jelas Ria Resti, salah seorang petugas kesehatan di Desa Wonosari.

“Obat ini tidak boleh dikonsumsi bagi wanita hamil dan orang-orang yang mempunyai penyakit berat tanpa saran dari dokter,” tambahnya.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto, mengharapkan, melalui gerakan pemberian obat massal penyakit filariasis ini dapat mencegah warga dari bahaya penyakit ini sehingga Desa Wonosari bisa terbebas dari penyakit Filariasis hingga tahun-tahun mendatang.(FAS)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan