KADES HIMBAU WARGA KURANGI BUDAYA KONSUMTIF

WONOSARI – Fenomena puasa yang sakral selalu diiringi oleh budaya masyarakat yang konsumtif. Perluasan tradisi ini seperti membeli makanan lezat, baju baru, kendaraan baru atau cat rumah baru, yang menyedot anggaran rata-rata rumah tangga berlipat ganda.

Budaya konsumtif ini menjadi suatu hal yang wajar dan harus dilakukan karena sudah berlangsung lama dan di tambah dengan lingkungan sekitar yang mendukung. Padahal esensi puasa Ramadhan itu memberikan nilai ajaran agar orang yang beriman dan bertakwa mengikuti tuntunan Nabi saw yang hidupnya sangat sederhana.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, menghimbau agar masyarakat bisa menerapkan budaya hidup sederhana sesuai ajaran Islam dan bukannya justru lebih konsumtif selama menjalankan ibadah puasa ramadhan hingga selesainya perayaan lebaran Idul Fitri.

“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, manfaatkan sebaik baiknya untuk melakukan hal yang lebih baik dan bermanfaat. Jangan memaksakan diri untuk membeli sesuatu secara berlebihan, cukup hanya yang dibutuhkan saja,” ujarnya.(FAS)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan