Wonosari Sukseskan PIN Polio 2016

WONOSARI – Camat Bengkalis melakukan pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio se-Kecamatan Bengkalis pada Selasa (8/3/2016) di halaman Kantor Desa Wonosari.

Acara dihadiri Camat Bengkalis, Djamaluddin, Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Kepala UPT Puskesmas Bengkalis, dr. T. Agusta Meisal, Kepala UPT SKPD se-Kecamatan Bengkalis, Ketua BPD, H. Maryanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bengkalis, Duri Madona, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Wonosari, Nuriza, Tim Medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Kader Posyandu, serta para orangtua balita.

Penyakit polio berupa penyakit pada susuanan saraf pusat yang disebabkan oleh virus polio. Secara klinis penyakit polio di derita anak di bawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut. Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang terkontaminasi oleh virus polio. Kelumpuhan di mulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. Kemudian bisa terjadi juga kelumpuhan otot pernafasan apabila polio tidak segera ditangani.

“Imunisasi polio tetap diberikan sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran dari negara tetangga yang masih banyak di dapati kasus polio,” jelas dr. T. Agusta Meisal, Kepala UPT Puskesmas Dinas Kesehatan Kecamatan Bengkalis.

Simbolis tetes polio dilakukan oleh Camat Bengkalis, Kepala Desa Wonosari, Kepala UPT Puskesmas kepada 3 orang balita dengan usia 1 tahun, 3 tahun, dan 4 tahun. Imunisasi polio dalam PIN 2016 diberikan pada anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Imunisasi diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita.

“Kita harus selalu waspada terhadap berbagai ancaman penyakit yang bisa menyerang kesehatan balita. Sesibuk apapun, jangan sampai lupa untuk membawa balita kita ke pos PIN terdekat karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” pesan Landung, Kepala Desa Wonosari.

Dalam kesempatan ini, Camat Bengkalis, Djamaluddin, juga menegaskan agar masyarakat menyadari sepenuhnya penting dan manfaat imunisasi. “Selain pemerintah dan tim medis yang harus berperan aktif dalam mensosialisasikan PIN Polio ini, masyarakat juga harus sadar akan pentingnya imunisasi bagi balita,” ucapnya. (FAS/Pers Desa)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan