RAPAT SOSIALISASI BATAS WILAYAH LINGKUNGAN DESA WONOSARI

WONOSARI – Pemerintah Desa Wonosari menyelenggarakan rapat Sosialisasi Batas Wilayah Lingkungan pada Jum’at (19/2/2016) di ruang pertemuan Kantor Desa Wonosari.

Pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Ketua BPD Wonosari, H. Maryanto bersama anggota, Ketua LKMD, Mohd. Kusmayadi bersama anggota, Kepala Dusun serta Ketua RW dan RT Desa Wonosari membahas tentang sosialisasi batas wilayah lingkungan antara RW dan RT Se-Desa Wonosari. Situasi dan masalah lingkungan dan wilayah yang ada di Desa Wonosari menjadi faktor utama dalam pertemuan ini. Selain itu pertumbuhan penduduk yang semakin pesat membuat Desa Wonosari harus memperbaiki lagi tata kelola wilayahnya untuk mewujudkan tertib administrasi di lingkungan Desa Wonosari.

“Situasi dan permasalahan di masyarakat Desa Wonosari ini harus di perbaiki tata kelola wilayahnya serta harus di buat batas wilayah antara RT dan RW”. Ketua RW dan RT harus terus berkomunikasi dengan masyarakat agar tidak ditemukannya lagi masyarakat yang kebingungan dalam hal administrasi kependudukan  terhadap wilayah yang masyarakat tempati,” jelas Landung, sapaan akrab Kepala Desa Wonosari.

Beliau juga menghimbau kepada Kepala Dusun, Ketua RT dan RW untuk segera melakukan pemeriksaan batas lingkungan masing-masing wilayah yang merujuk pada peta Desa Wonosari yang sudah ada. Dengan pesatnya pertumbuhan penduduk maka sangat diperlukan kejelasan batas wilayah sehingga dapat menghindari permasalahan terkait administrasi kependudukan di Desa Wonosari ini.

Rapat juga menyinggung masalah pemekaran dan pembangunan tapal batas wilayah yang menjadi usulan dari Ketua RT/RW serta Kepala Dusun masing-masing wilayah sehingga menjadi titik terang bagi para elemen kelembagaan masyarakat khususnya RT dan RW untuk mengetahui lebih jelas batas wilayah mereka. Hal ini untuk mempermudah mengarahkan masing-masing warga mereka dalam kepengurusan administrasi kependudukan.

“Salah satu RW harus dimekarkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta mempermudah kepengurusan administrasi. RW 01 sendiri sudah terlalu banyak warganya sehingga saya rasa harus dibagi menjadi 2 RW”.Ujar H. Zakaria Yahya, Ketua RW 01.

Melalui batas wilayah yang jelas akan mempermudah melihat kondisi masyarakat seperti status sosial dan potensi yang dimilikinya. Sehingga apapun program yang diberikan dari pemerintah dapat disampaikan tepat sasaran kepada masyarakat.  Ketua RT dan RW  juga bisa melihat berbagai masalah SDM maupun SDA agar tidak memjadi polemik bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas sosialnya.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan