Wonosari, Pilot Project Cegah Karlahut

WONOSARI – Polda Riau menjadikan Desa Wonosari sebagai pilot project pencegahan karlahut (kebakaran lahan dan hutan) sejak Januari 2016. Upaya ini sebagai antisipasi terjadinya kebakaran lahan gambut di musim kemarau.

Area yang menjadi pilot project merupakan lahan gambut yang berada di Jalan Wonosari Tengah Dusun Tanjung Sari. Area ini berdampingan dengan lokasi perkebunan PT. Meskom Agro Sarimas (MAS).

Pilot project yang dilakukan kepolisian ini merupakan pembangunan kanal blocking sepanjang 3000 meter yang di bagi dalam 10 titik. Pembuatan kanal blocking pada Jum’at (5/2/2016) diikuti oleh Kepala Desa Wonosari, Suswanto, Kapolres Bengkalis, AKBP Aloysius Supraydi, Kasat Binmas, AKP Anindhita Rizal, Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Linmas dan aparat desa, serta beberapa masyarakat setempat dan dibantu beberapa karyawan dari PT. Meskom Agro Sarimas.

Bhabinkamtibmas yang diikutsertakan adalah perwakilan dari 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis, yaitu Bengkalis, Bantan, Bukit Batu, Mandau, Rupat, Rupat Utara, Pinggir, dan Siak Kecil. Bhabinkamtibmas dilibatkan untuk mempelajari cara pembangunan kanal blocking agar bisa diterapkan di masing-masing desa di wilayah tugas mereka.

Kepala Desa Wonosari, Suswanto, sangat senang dan mendukung program ini. “Kami selaku pemerintahan desa siap mendukung dan berperan aktif terhadap pembangunan kanal blocking agar manfaatnya bisa dirasakan bersama”.

Kasat Binmas, AKP Anindhita Rizal, juga menghimbau agar warga dapat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan kanal blocking serta tidak melakukan kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan