DESA WONOSARI TERPILIH MENJADI SALAH SATU DESA BROADBAND SE-INDONESIA

<!–[if gte mso 9]><xml>

</xml><![endif]–><!–[if gte mso 9]><xml>

Normal
0

false
false
false

IN
X-NONE
X-NONE

</xml><![endif]–><!–[if gte mso 9]><xml>

</xml><![endif]–><!–[if gte mso 10]>
<style>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
</style>
<![endif]–>


Bengkalis (Wonosari)- program broadband desa menjadikan salah satu program penting bagi setiap desa yang di tunjuk langsung oleh kementrian komunikasi dan informati (kemkominfo) untuk menjalankan program ini. Bagaimana tidak, program broadband desa ini merupakan desa yang akan di sediakan akses internet perangkat akhir penguna dan aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk setempat untuk memberdayakan potensi yang ada di desa. Program Desa Broadband terpadu ini akan membantu desa-desa terpilih di wilayah LOKPRI untuk dilengkapi dengan fasilitas atau akses internet, perangkat end user dan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik penduduk setempat. Melalui program ini pemerintah mencoba membantu desa-desa dengan karakteristik seperti desa nelayan, desa pertanian, atau desa pedalaman untuk mengoptimalkan teknologi komunikasi dan informasi melalui aplikasi dan perangkat-perangkat yang disediakan.  pada tahun 2015 ini akan di bangun sebanyak 50 desa pertama seindonesia dan akan terus dikembangkan di tahun-tahun mendatang. Jika program ini berjalan dengan baik maka akan di lanjutkan lagi di desa-desa berikutnya.

             Dengan adanyan program broadband ini kades wonosari yang kerap di sapa landung menanggapi dengan baik, harapan kedepannya program ini bisa menjadikan sebuah jembatan untuk khususnya desa wonosari agar lebih giat lagi meningkatkan potensi-potensi di desa baik dari segi SDM maupun SDA nya. Saat ini banyak potensi di desa ini yang belum terangakat dan terealisasi dengan baik seperti sektor pertanian, perternakan ikan air tawar maupun home industrinya yang banyak sekali di desa wonosari saat ini. dengan masuknya program broadband desa ini maka akan menjadikan sebuah kesempatan emas sebagai langkah yang tepat untuk lebih giat lagi memajukan potensi yang ada di desa. Bukan tidak mungkin suatu saat nanti desa wonosari menjadi central perikanan air tawar terbesar di kab bengkalis bahkan se-provinsi,” ungkapnya. Saat ini bantuan fisik dari pemda berupa kolam ikan yang di berikan cukup banyak kepada masyarakat desa, namun pemanfaatannya kurang maksimal di karenakan kurangnya informasi dan pelatihan yang tepat  bagaimana cara berternak ikan yang baik dan benar. kurang lebih sudah ada 50 unit kolam ikan yang terelisasikan ke masyarakat. Bisa jadi di tahun-tahun mendatang akan lebih banyak lagi kolam ikan yang akan di bangun di desa wonosari. Dari program Pemerintah melalui Kemenkominfo yang disebut desa broadband, Desa Wonosari terpilih menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya dalam hal menikmati internet gratis dengan kecepatan tinggi agar masyarakat di pedesaan juga dapat ikut menikmati.

           Di zaman yang sudah maju pesat ini informasi bukan hanya bisa di dapat melalui media cetak saja namun media elektronik seperti televisi dan juga internet bisa kita dapatkan dengan mudah. Harapan kedepan kades wonosari ingin desanya bisa memberikan informasi secara terbuka yang ada di desa dan bisa dengan mudah juga tidak perlu biaya mahal, seperti yang terjadi saat ini bahwa untuk memasukan di selembaran media cetak saja memerlukan biaya jutaan rupiah. Ini merupakan tindakan pemborosan yang mau tak mau harus dilakuakn. Oleh sebab itu dengan adanya broadband desa inilah bisa dapat memberikan informasi kepada masyrakat baik di dalam maupun masyrakat luar dengan mudah dan tidak perlu lagi biaya yang mahal. Dengan adanya program ini, Kades Suswanto janji bakal makin meningkatkan transparansi di pemerintahan desanya dengan meng-upload semua kegiatan di desanya melalui jaringan internet, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui segala hal yang menyangkut program-program di desanya.

           Selain itu untuk mendukung percepatan program Desa Broadband terpadu ini pemerintah membuka peluang untuk para pengembang aplikasi lokal berpartisipasi dengan mengirimkan aplikasi dan produknya. Aplikasi yang dikirimkan diutamakan aplikasi-aplikasi untuk bidang-bidang khusus, seperti nelayan, pertanian, dan perhutanan. Meski demikian pemerintah juga terbuka untuk aplikasi-aplikasi berkategori lain seperti kesehatan, produktivitas, hiburan, pendidikan dan juga game yang bersifat mendidik, mencerahkan, dan memberdayakan masyarakat khususnya masyarakat di pedesaan. Mungkin inilah saat yang tepat untuk para pengembang lokal membuktikan kualitas dan kepedulian untuk tanah air, berjuang di ranah digital dengan membawa kecanggihan teknologi untuk membantu masyarakat dalam hal ini masyarakat di Desa Broadband Terpadu. (05-12-15)

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan